Malang town's

Just another WordPress.com site

Bab 13 dan 14 Teori Ekonomi Bahan mengajar STIE Indocakti

Leave a comment

Makro Ekonomi. 13. PENDAPATAN NASIONAL
 PENGERTIAN
Pendapatan nasional merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun.

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL
PDB/GDP (Produk Domestik Bruto/Gross Domestik Product)
Produk Domestik Bruto adalah jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu Negara selama satu tahun. Dalam perhitungannya, termasuk juga hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi diwilayah yang bersangkutan

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL
PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
PNB adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar negeri.

PENDAPATAN NASIONAL
Manfaat mempelajari pendapatan nasional Mengetahui tentang struktur perekonomian suatu Negara
Dapat membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu antar daerah atau antar propinsi
Dapat membandingkan keadaan perekonomian antar Negara
Dapat membantu merumuskan kebijakan pemerintah.
Perhitungan Pendapatan Nasional Metode Produksi
PROPINSI MANAKAH YG PALING KAYA DI INDONESIA ?

PENDAPATAN NASIONAL
Tujuan mempelajari pendapatan nasional :
Untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu Negara
Untuk memperoleh taksiran yang akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalam satu tahun
Untuk membantu membuat rencana pelaksanaan program pembangunan yang berjangka.

A, Siklus Aliran Pendapatan
Membagi perekonomian menjadi 4 sektor :
Sektor Rumah tangga
Sektor Perusahaan
Sektor Pemerintah
Sektor Luar Negri
B. TIGA PASAR UTAMA
Untuk menghitung asumsi ttg hg yg ditentukan pasar dikelompokkan dlm 3 psr yaitu :
Pasar brg dan jasa
Pasar Tenaga Kerja
Pasar uang dan pasar Modal
C. METODE PENGELUARAN
Menurut metode ini nilai PDB merupakan nilai total pengeluaran dalam perekonomian periode tertentu. Hal ini didasarkan pada :
Konsumsi rumah tangga
Konsumsi Pemerintah / diluar tunjangan sosial
Pengeluaran investasi ( modal brg baru )
Eksport neto ( Selisih antara eksport dan import)
PERHITUNGAN AGREGAT
Tujuan perhitungan pendapatan dan pengeluaran dan ukuran agregat lainnya untuk menganalisis kebijakan ekonomi guna kemakmuran rakyat.
Yang perlu dipelajari dlm hal ini :
Produk Domistic Bruto ( menghitung hsl produksi)
Produk National Bruto ( Nilai produksi yg dihasilkan oleh faktor2 produksi )
AGREGAT
Agregat adalah kumpulan fakta yang diperoleh dari obyek yang kita amati,cara memperoleh agregat: mengamati satu/sekelompok obyek secara berulang
PERHITUNGAN AGREGAT
3. Pendapatan Nasional Neto ( PDB – Penyusutan )
Pendapatan Nasional ( Balas jasa dari faktor produksi ( pajak dll )
Pendapatan personal /individu ( gaji, laba tdk dibagi )
Pendapatan disposible ( pendaparan – pajak )

MANFAAT DAN KETERBATASAN PDB
Analisis kemakmuran
Menggambarkan tingkat kemakmuran dg cara membaginya dg jumlah penduduk.( PDB per kapita.
Masalah sosial ( Tingkat pendidikan, kesehatan, dll )
Tingkat produktivitas suatu negara ( kesempatan kerja dll )
Distribusi pendapatan yg adil

14. TEORI KONSUMSI
Konsumsi Pemerintah
Konsumsi Rumah tangga masyarakat
Pembahasan hanya pd konsumsi rumah tangga msyarakat krn :
Kons. Rumah tangga memiliki porsi yg sangat besar dlm total pengeluaran agregat
Konsumsi R.T bersifat endogenus artinya berhubungan dg faktor lain yg dianggap mempengaruhinya.
Faktor 2 yg mempengaruhi
Pada dsr nya faktor utama yg mempengaruhi konsumsi adalah tingkat pendapatan. Dimana pendapatan ( Y ) naik / semakin tinggi maka konsumsi ( C ) juga akan naik.

BENARKAH DEMIKIAN APA BUKTINYA DAN BERIKAN CONTOH YG KONKRIT BAIK INDIVIDU MAUPUN LEMBAGA.
FAKTOR YG MEMPENGARUHI TNGKAT KONSUMSI
Faktor ekonomi,
Pendapatan rumah tangga
Kekayaan
Tingkat bunga dll
Faktor demografi ( kependudukan )
Jumlah Penduduk
Komposisi penduduk ( pendidikan,perkotaan pedesaan )

FAKTOR YG MEMPENGARUHI TNGKAT KONSUMSI
3. Faktor non ekonomi :
Faktor sosial budaya masyarakat. Berubahnya pola kebiasaan makan, meniru orang lain yang lebih hebat seperti belanja dari pasar tradisional ke Super market.

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s