Malang town's

Just another WordPress.com site

Pengetahuan Dasar Rekening Giro

Leave a comment

SESI 2. BANK OPERATING
PRODUK BANK.
1. Rekening Giro

Rekening Giro atau Current Account adalah salah satu produk perbankan berupa simpanan dari nasabah perseorangan maupun badan usaha dalam Rupiah maupun mata uang asing yang penarikannya dapat dilakukan kapan saja selama jam kerja dengan menggunakan warkat Cek dan Bilyet Giro.

A .Yang dapat membuka rekening Giro?

– Semua warga negara Indonesia dan warga negara asing.
– Badan usaha dan Institusi lain yang sah menurut hukum yang berlaku.

B. Fasilitas dengan menjadi nasabah Giro?

Dengan menjadi nasabah Giro, Anda memperoleh kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan, seperti :

1. Melakukan pembayaran dengan menggunakan Cek (Cheque).
Cek adalah surat berharga atau alat transaksi pembayaran yang diterbitkan oleh bank sebagai pengganti uang tunai. Cek dikeluarkan oleh bank apabila Anda mempunyai rekening Giro.

2. Cek Atas Nama (Order Cheque)
Adalah Cek yang mencantumkan nama penerima dana dan bank akan melakukan pembayaran kepada nama yang tertera pada Cek tersebut. Pembayaran dilakukan paling cepat sesuai tanggal yang tertera pada Cek tersebut.

3. Cek Atas Unjuk (Bearer Cheque)
Adalah Cek yang tidak mencantumkan nama penerima dana dan bank akan melakukan
pembayaran kepada siapa saja yang membawa Cek tersebut. Pembayaran dilakukan paling cepat sesuai tanggal yang tertera pada Cek tersebut.

4. Cek Silang (Cross Cheque)
Adalah Cek Atas Nama dan/atau Cek Atas Unjuk yang diberi tanda garis menyilang pada ujung kiri atas warkat atau dapat juga diberi tanda garis menyilang sepanjang cek dari ujung kiri bawah ke ujung kanan atas. Cek silang tidak dapat diuangkan secara tunai,tetapi hanya dapat dimasukan ke dalam rekening penerima Cek.

5. Melakukan pembayaran dengan menggunakan Bilyet Giro.
Bilyet Giro (BG) merupakan cara pembayaran yang berbeda dengan Cek, dimana penerima dana tidak dapat melakukan pencairan secara tunai, tetapi harus melalui pemindahbukuan kerekening yang bersangkutan. Bilyet Giro akan berfungsi sama dengan Cek Silang.

Hal-hal yang harus diperhatikan apabila anda membuka rekening Giro?
1. Kembalikan segera lembar pertama bukti penerimaan Cek/Bilyet Giro, agar rekening Giro Anda dapat diaktifkan oleh bank.
2. Catat setiap pengeluaran Anda, baik tanggal, nomor, dan jumlah uang di lembar sebelah kiri buku Cek/Bilyet Giro Anda yang akan berguna sebagai alat kontrol, agar pengeluaran dapat disesuaikan dengan dana yang tersedia.
3. Berhati-hatilah dalam mengeluarkan Cek Atas Unjuk dan jangan sampai hilang, karena setiap Cek yang telah dibubuhi tanda tangan Anda serta materai yang cukup dapat segera dibayarkan oleh bank tanpa melakukan verifikasi kepada pembawa Cek
4. Jangan melakukan pembayaran dengan Cek/Bilyet Giro, apabila dana Anda tidak cukup, karena bank akan menolak pembayaran.
5. Pastikan Anda memiliki dana yang cukup, setiap kali Anda menerbitkan cek/bilyet Giro untuk menghindari dicantumkannya nama Anda dalam Daftar Hitam Nasional yang disebarkan oleh Bank Indonesia ke seluruh perbankan di wilayah Indonesia.
6. Segera lapor kepada bank Anda, jika Anda kehilangan 1 (satu) lembar cek/bilyet Giro atau buku cek/bilyet, sehingga bank dapat memblokir rekening Anda. Lengkapi laporan Anda dengan surat keterangan kehilangan dari pihak yang berwajib.
7. Cek/Bilyet Giro anda hanya berlaku 70 hari setelah tanggal penerbitan. Setelah melampaui waktu tersebut, warkat tersebut tidak dapat digunakan (kadaluarsa).
8. Untuk pembukaan rekening Giro dalam valuta asing sebaiknya Anda berkonsultasi dengan bank Anda.
9. Apabila rekening Giro Anda ditutup, segera serahkan sisa lembar warkat Cek/Bilyet Giro kepada bank Anda.

. Prosedur Pembukaan Rekening Giro
1. Calon Nasabah terlebih dahulu mendatangi Customer Service / Service Assistant untuk melengkapi persyaratan persyaratan pembukaanrekening giro.

A.Rekening Giro Perorangan
• Copy Kartu Identitas yaitu berupa Kartu Tanda Penduduk(KTP) atau Surat Ijin Mengemudi, Pasport atau KITAS (KartuIjin Memenetap Sementara) bagi orang asing yang masih berlaku.
• NPWP (Nomor Wajib Pajak Perorangan.

B. Perusahaan
• Copy identitas para pihak dan atau Copy Akta Pendirian dan Perubahan yang telah mendapatkan mengesahan dari Menteri Hukum dan HAM bagi Perseroan terbatas. Untuk Perseroan Komanditer, copy Akta Pendirian danPerubahannya telah didaftarkan pada Pengadilan negerisetempat serta untuk UD, FIRMA copy akta pendirian.Kesemua berkas tersebut harus dilegalisir oleh Notaris.
• Copy NPWP, SITU, SIUP dan TDP yang masih berlaku.
• Copy kartu identitas pengurus yang masih berlaku.
• Photo berwarna Ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar.
• Rekening Giro Swasta

C. Perseroan Terbatas
• Copy Akta Pendirian dan Akta Perubahan yang terakhir yang telah mendapatkan pengesahan dariMenteri Hukum dan HAM dan dilegalisir oleh Notaris;
• Copy Kartu Identitas bagi pengurus yang masih berlaku.3.Copy SITU, SIUP dan TDP yang masih berlaku

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s