Malang town's

Just another WordPress.com site

Materi sesi 3 Indocakti Malang. Anggaran

Leave a comment

ANGGARAN TENAGA KERJA LANGSUNG

Pengelompokan Tenaga kerja :

1.    Tenaga Kerja Langsung :  Pegawai yg langsung terlibat pada kegiatan produksi. Biaya yang dikeluarkan untuk membayar gaji pegawai ini di masukkan pada kelompok Tenaga kerja langsung  dan  menjadi salah saru komponen biaya produksi.

2.    Tenaga Kerja tidak  langsung :  Pegawai yg tidak langsung terlibat pada kegiatan produksi. Biaya gaji pegawai enaga kerja tidak langsung  akan masuk pada biaya Ovehead pabrik.

 

Biaya bahan baku + Biaya Tenaga kerja langsung + Boaya overhead pabrik = Total perhitungan biaya produksi.

 

Data yg diperlukan untuk menyusun anggaran tenaga kerja langsung

1.    Kegiatan yg dilakukan untuk memproduksi barang .

2.    Jumlah barang jadi yg direncanakan

3.    Jumlah jam tenaga kerja langsung yang diperlukan untuk memproduksi satu unit barang. ( Satndar Penggunaan jam enaga kerja langsung. )

4.    Perkiraan upah tenaga kerja langsung.

 

Format Anggaran Tenaga kerja Langsung

Keterangan

Produk A

Produk B

Departemen A

Jumlah Produksi

Standar penggunaan JTKL

Jumlah JTKL

Upah per jam

Anggaran biaya TKL

   

 

Kasus:

Sebuah perusahaan Kemeja PT KEMAYU sedang menyusun anggaran tenaga kerja langsung bulan Januari th.2011. Data data yang ada adalah.

  • Anggaran produksi Kemeja bulan Januari 2011.

Penjualan                                2.000 unit

’Persediaan akhir                      500

Kebutuhan barang jadi           2.500

Persediaan akhir                       200

Produk yg akan diproduksi    2.300

Proses Kemeja dilakukan oleh 2 Departemen.

1.    Departemen . Penjahitan. :  Waktu yg diperlukan untuk menjahit kemeja  pria  dalah 6 menit, Honor / upah per jam Rp. 6.000

2.    Departemen Pengemasan :   Diperlukan waktu 3 menit untuk mengemas baju pria  Honor / upah per jam Rp. 4.800.

 

Pembahasan :

Keterangan

Kemeja .

Departemen  Penjahitan

Jumlah Produksi

Standar penggunaan JTKL

Jumlah JTKL

Upah per jam

Anggaran biaya TKL

 

Departemen  Penjahitan

Jumlah Produksi

Standar penggunaan JTKL

Jumlah JTKL

Upah per jam

Anggaran biaya TKL

TOTAL BIAYA TKL.

 

 

Langkah  Pembahasan :

1.    Masukkan jumlah barang jadi yang akan diproduksi

2.    Masukkan standar penggunaan jam TKL dan upah TKL per jam untuk setiap departemen. 8 menit = 0.1 jam dan 3 menit = 0.05 jam

3.    Jumlah  TKL yang diperlukan :

Depart. Penjahitan = 2.300 x 0.1 jam = 230 jam

Departt. Pengemasan = 2.300 x 0.05 jam = 115 jam

4.    Jumlah biaya tenaga kerja langsung.

Departemen Penjahitan = 230 jam x Rp. 6.000

Departemen Pengemasan = 115. jam x  Rp. 4.800

 

AGGARAN BIAYA OVERHEAD PABRIK

Perusahaan manufaktur  memiliki 3 komponen biaya produkdi : Biaya bahan baku langsung, Biaya Tenaga kerja Langsung dan biaya overhead pabrik.

Biaya overhead pabrik adalah biaya yang tidak terkait langsung dengan kegiatan produksi. ( biaya bahan baku tidak langsung, Biaya tenaga kerja tidak langsung,  honor pngawas, biaya listrik  dll. )

Kelompok biaya overhead pabrik.

1.    Biaya Variabel :  Perubahan biaya mengikuti perubahan pada unit produksi.

2.    Biaya tetap : Biaya yang tidak berubah ubah walupun produksi mengalami perubahan (  Biaya penyusutan mesin ).

3.    Biaya semi variabel.: biaya yang memiliki komponen biaya tetap dan biaya variabel seperti Biaya listrik. Dimana abunemen nya adalah biaya tetap sedang pemakaian listrik adalah biaya variabel.

 

Data yg diperlukan untuk menyusun anggaran overhead pabrik :

1.    Jumlah produksi barang jadi yang direncanakan.

2.    Biaya overhead tetap yang dianggarkan perusahaan ( sewa mesin, gaji TK tidak langsung dll. )

3.    Biaya variabel yang dianggarkan (  biaya bahan bakar untuk  operasional mesin pabrik.)

4.    Biaya overhead semi variabel ( biaya listrik / biaya telpon )

 

Kasus

Misalnya perusahaan PT KEMAYU tsb diatas memiliki data data biaya overhead pabrik yang akan dikeluarkan pada Januari 2011 adalah.

1.    Biaya pengawas produksi tetap sebesar Rp. 4.000.000 per bulan, yang dialokasikan untuk depart. Penjahitan dan dep. Pengemasan dibagi rata.

2.    Biaya tetap perawatan mesin per bulan Rp. 2.000.000 dialokasikan berdasar jumlah mesin dimasing masing departemen.  Biaya variabel perawatan mesin kedua departemen Rp. 1.000 per jam

3.    Biaya tetap sewa pabrik per bulan Rp. 6.000.000, dialokasikan berdasarkan luas bangunan masing masing departemen.

4.    Biaya variabel listrilk setiap pemakaian mesin per jam Rp. 3.000, tinggi rendahnya pemakaian listrik ditentukan oleh oleh pemakaian mesin. Biaya tetap listrik Rp. 4.000.000 dialokasikan ke dep. Penjahitan dan dep. Pengemasan dg proporsi 60 % dan 40 %.

5.    Biaya asuransi tetap karyawan Rp. 5.000.000 per bulan dialokasikan ke dua departemen berdasarkan biaya tenaga kerja langsung  per departemen per bulannya.

Tabel pengalokasian biaya overhead pabrik

Keterangan

Dep. Penjahitan

Dep. Pengemasan

Jumlah mesin

Jumlah jam mesin

Jumlah luas pabrik

Biaya TKL ( lihat data TKL )

5

1.500

1.000 m

15

2.000

2.000 m

 

Langkah Pembahasan  

1.    Mengalokasikan biaya  pengawas produksi = Rp.4.000.000 / 2 = Rp. 2.000.000

2.    Alokasi dep. Penjahitan : 5 / 20 x Rp.2.000.000 = Rp.500.000

Alokasi dep. Pengemasan : 15 / 20 x Rp. 2.000.000=Rp. 1.500.000.

Biaya perawatan variabel :

Alokasi dep. Penjahitan : Rp. 1.000 x 1.500 = Rp.1.500.000

Alokasi dep.Pengemasan : Rp.1.000 x Rp. 2.000. =Rp. 2.000.000.

3.    Alokasi biaya sewa.

Alokasi dep. Penjahitan : 1.000  / 3.000  x Rp. 6 jt = Rp.2.000.000

Alokasi dep.Pengemasan : 1.000 / 3.000 x Rp. 6 jt = Rp. 4.000.000.

4.    Alokasi biaya listrik tetap :

Alokasi dep. Penjahitan : 60  %   x Rp.40 jt  = Rp.2.400.000

Alokasi dep.Pengemasan : 40 %   x Rp.40 jt = Rp.1.600.000

Alokasi biaya listrik Variabel :

Alokasi dep. Penjahitan : Rp.3.000  x Rp.1.500  = Rp.4.500.000

Alokasi dep.Pengemasan :Rp.3.000  x Rp 2.000 = Rp.6.000.000

5.    Alokasi biaya asuransi :

Alokasi dep.Penjahitan : Rp.1.380.000 / 1.932.000 x Rp.5.000.000 = Rp.3.571.430

Alokasi dep. Pengemasan : Rp.552.000 / 1.932.000 x Rp 6.000..000 = Rp.1.428.000

 

Format anggaran Overhead pabrik

Kterangan

FOH Variabel

FOH Tetap

Total

Dep. Penjahitan

Gaji Pengawas

Perawatan mesin

Sewa pabrik

Biaya listrik

Biaya asuransi

Jumlah

 

Dep. Pengemasan

Gaji Pengawas

Perawatan mesin

Sewa pabrik

Biaya listrik

Biaya asuransi

Jumlah

 

 

     

 

ANGGARAN BIAYA OPERASIONAL

1.    Biaya Penjualan

2.    Biaya administrasi

 

Biaya operacional :

1.    Biaya tetap :  Gaji Karyawan

2.    Biaya variable : Komisi penjualan

3.    Biaya semi variable : Biaya listrik.

 

Contoh : penyusunan anggaran biaya operacional

PT.  Keris mempunyai  data untuk menyusun anggaran biaya operasi  untuk bulan Januari 2011.  Anggaran ini disusun dg cara mengelompokkan semua beban operasi yg ada ke dalam  kelompok biaya / beban tetap dan variabel.

1.    Penjualan bulan januari 2011 diperkirakan sebesar Rp. 600 juta

2.    Gaji tetap karyawan bagian penjualan per bulannya  Rp. 5 jt

3.    Gaji tetap karyawan bag. Administrasi per bulan Rp. 8 jt

4.    Komisi karyawan bag. Penjualan sebesar 1 % dari penjualan

5.    Biaya penyusutan kendaraan bag. Penjualan  dan bag, adm. Masing masing sebear  Rp. 2 jt

1.    Biaya iklan per bulan Rp. 3 jt

 

 

 

2.    Biaya penyusutan peralatan bag. Penjualan dan bag. Administrasi setiap bulan sebesar Rp. 2 jt dan Rp. 1 jt.

3.    Biaya tetap listtrik bag. Penjualan dan adm. Rp. 500.000 per bulan sedangkan, biaya variabel listrik per kwh adalah Rp. 500 . Pemakaian listrik bag. Penjualan dan adm . diperkirakan 1.000 dan 1.500 kwh.

 

Pembahasan

Memasukkan biaya tetap bag.penjualan

Memasukkan biaya variabel  bag. Penjualan.

Komisi karyawan : Rp. 600.000.000 x 1 % = Rp. 6.000.000

Biaya listrik               :. Rp. 500 x 1.000 kwh = Rp. 500.000

Memasukkan biaya tetap bag.administrasi

Memasukkan biaya variabel  bag.administrasi

Biaya lisrik : Rp. 500 x 1.500 kwh X = Rp.750.000

Menjumlahkan  sub total bag,penjualan dan bag. Adminisrasi

 

Format   Anggaran Biaya operasional

Jenis biaya

B. Tetap

B. Variabel

Total

Bag. Penjualan

Gaji Karyawan

Penyusutan Kend

Iklan

Penystn Peralatan

 

 

Listrik

Komisi Penjualan

Sub.Total biaya

 

Bag. Adminisasi

Gaji Karyawan

Penyusutan Kend

Penystn Peralatan

Listrik

Sub.Total

Grand Total Biaya

     

 

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s