Malang town's

Just another WordPress.com site

Prinsip dasar laporan kinerja dan analisis varians pada anggaran perusahaan

2 Comments

Pengertian Laporan Kinerja

Performance report adalah laporan yang umumnya disajikan setiap bulan dan mengikuti bentuk yang sudah distandarisasi yang dirancang secara kusus untuk mempermudah manajemen melakukan pengendalian intern.

Ciri khas dari sebuah laporan pelaksanaan adalah bahwa laporan pelaksanaan dapat menunjukkan varian antara hasil sesungguhnya dan standar yang dianggarkan serta menunjukkan varian yang signifikan yang perlu diteliti secara seksama.

Dalam rangka menilai dan meneliti suatu varians untuk menentukan penyebabnya, beberapa kemungkinan yang harus dipertimbangkan adalah :

1.    Varians tidak materiil

2.    Varian disebabkan pelaporan

3.    Varians disebabkan keputusan manajemen tertentu

4.    Varians disebabkab factor yang tidak dapat dikendalikan tetapi dapat ditentukan.

Beberapa cara menyelidiki varians untuk menentukan penyebabnya :

1.    Musyawarah dengan pengawas.

2.    Menganalisa suatu kerja

3.    Observasi langsung ke lapangan

4.    Pemeriksaan oleh akuntan

5.    Analisa varian

Manfaat Laporan kinerja.

Analisa varian adalah suatu manipulasi matematis 2 perangkat data untuk mendapatkan pengertian tentang penyebab varians, dimana satu dari 2 perangkat tersebut dipergunakan sebagai dasar / standar.

Kegunaan analisa varian :

1.    Untuk menyelidiki varians antara hasil sesungguhnya pada periode berjalan dan sebelumnya.

2.    Untuk menyelidiki varian antara hasil sesungguhnya dan biaya standar.

3.    Untuk menyelidiki varian hasil sesungguhnya dengan tujuan yang direncanakan.

Analisis Varians

Analisis varian sering dilakukan dalam keadaan :

1.    Analisa varian antara hasil actual periode berjalan dengan hasil actual sebelumnya dimana sebagai dasar acuan.

2.    Analisa varian antara hasil actual dengan biaya standard. Biaya standar sebagai dasar acuan.

3.    Analisa varian antara hasil actual dengan sasaran yang direncanakan.

Analisis varian membantu manajemen untuk memfokuskan pada hal hal yang relevan seperti :

  1. Bahan baku : Selisih harga bahan baku, Selisih efisiensi bahan baku
  2. Upah langsung : Selisih tingkat upah
  3. Biaya overhead  : Selisih budget, kapasitas dll.
  4. Varian harga jual : selisih antara harga jual sesungguhnya dan harga jual yang dianggarkan dikalikan penjualan sesungguhnya.
  5. Varian kuantitas penjualan : selisih antara penjualan sesungguhnya dengan yang dianggarkan, dikalikan harga jual yang dianggarkan.
  6. Varian harga beli : varian antara rata rata harga beli sesungguhnya dan rata rata harga beli dianggarkan, dikalikan volume pembelian sesungguhnya.
  7. Varian pemakaian bahan baku : Varian antara kuantitas standar bahan baku dipakai dg kuantitas sesungguhnya, bahan baku yang dipakai dikalikan dg harga standar bahan baku per satuan.
  8. Varian kuantitas pembelian : varian antara volume pembelian yg sesungguhnya dan vol. pembelian yg dianggarkan dikalikan rata rata harga beli yang dianggarkan.
  9. Varian efisiensi tenaga kerja : varian antara jumlah jam kerja langsung yg sesungguhnya dikerjakan dan jumlah jam kerja langsung standar yg diperkenankan, dikalikan upah standard.

10.Varian pengeluaran : Perbedaan yang disebabkan oleh pengeluaran yang lebih kecil dari yang dianggarkan.

Contoh Penyusunan.

Diperoleh data dari perusahaan mengenai anggaran dan realisasi tenaga kerja langsung untuk Januari 2011 sebagai berikut :

  1. Anggaran bulan Januari 2011

–         Produksi 14.000 unit

–         Standard efisiensi tenaga kerja = 2 jam per unit

–         Tariff upah tenaga kerja direncanakan Rp. 42 per jam

  1. Laporan akuntansi untuk tanaga kerja langsung

–         Produksi  15.000 unit

–         Jam kerja sesungguhnya 30.250 jam

–         Tarif upah tenaga kerja langsung sesungguhnya Rp. 45 per jam.

Atas dasar data tersebut dapat disusun :

a.Laporan pelaksanaan tenaga kerja langsung bulan Januari 2011

Keterangan Anggaran Realisasi Jumlah Prosentase
Produksi 14.000 15.000 1.000 7.15
DLH 2 2.0167 0,0167 0.835
Jam T.K.L. 30.000 30.250 250 0.83
Tarif upah Rp. 42 Rp.45 Rp.3 7.15
Biaya T.kerja Rp. 1.260.000 Rp.1.361.250 Rp.101.250 8.0

 

 

Keterangan Anggaran Anggaran yg disesuaikan Realisasi Jumlah Prosentase
Produksi 14.000 15.000 15.000
DLH 2 2 2.0167 0,0167 0.835
Jam T.K.L. 28.000 30.000 30.250 250 0.83
Tarif upah Rp. 42 Rp.42 Rp.45 Rp.3 7.1
Total Biaya Rp. 1.176.000 Rp.1.260.000 Rp.361.250 Rp.101.250 8.04

 

Analisa Varian.

Varian efisiensi : ( 30.000 -.30.250 ) x Rp. 42    = Rp. 10.500 ( Rugi )

Varian tariff upah : ( Rp. 45 – Rp. 45 ) x 30.250 = Rp. 90.750 ( rugi )

Total varian biaya tenaga kerja langsung            = Rp.101.250 ( rugi )

 

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

2 thoughts on “Prinsip dasar laporan kinerja dan analisis varians pada anggaran perusahaan

  1. Nice Post Pak Nur🙂 bermanfaat sekali untuk menyusun PPSM Keuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s