Malang town's

Just another WordPress.com site

Sekilas mengenai akuntansi biaya bahan baku

Leave a comment

Akuntansi Biaya untuk bahan baku

Bahan baku merupakan bahan yang digunakan untuk memproses produk menjadi barang jadi.

Bahan baku bisa digolongkan pada bahan baku langsung yaitu biaya bahan baku yang langsung dibebankan pada bahan baku  dan bahan baku tidak langsung langsung yaitu biaya bahan baku yang dikelompokkan pada overhead pabrik.

Siklus Bahan baku.

TAHAP DOKUMEN DISTRIBUSI DOKUMEN
Pembelian 

Penerimaan

Pengecekan

Penyimpanan

Pemakaian

Pemenuhan kembali

Perintah Pembelian 

Laporan penerimaan brg

Laporan pengecekan

Ringkasan  catatan persediaan

Permintaan bahan baku

Permintaan pembelian bahan baku

Supllier 

Bagian Perencanaan dan pengendalian bahan

Bagian Perencanaan dan pengendalian bahan

Bagian pembelian

Bagian Perencanaan dan pengendalian bahan

Bag. Akuntansi biaya

Bagian pembelian

 

Metode Pembebanan Harga Pokok

  1. Metode Fisik

Dalam system ini pembelian bahan baku dicatat pada Pembelian bahan baku Jika ada persediaan bahan baku awal maka akan dicatat direkening terpisah yaitu “ Persediaan bahan baku awal “ Pembelian ditambah dengan persediaan awal menghasilkan bahan baku yang siap digunakan. Sedangkan untuk menentukan persediaan akhir maka harus dihitung secara fisik sisa persediaan pada akhir periode. Secara sistematis dapat digambarkan sebagai berikut :

Persediaan awal bahan baku                                  Rp.

Pembelian                                                                      Rp.    +

Total bahan digunakan                                            Rp.

Persediaan akhir bahan sesuai perhitungan   Rp      –

Harga pokok bahan baku yang digunakan      Rp.

  1. Metode Identifikasi kusus

Metode ini sangat tepat namun akan memakan waktu yang lama mengingat setiap unit bahan baku akan diidentifikasi kusus  berapa harga pokok pembeliannya.

  1. Metode rata rata

Metode ini nilai persediaan akhir ditentukan dengan harga rata rata dari pembelian yang telah dilakukan. Metode ini memiliki 2 macam perhitungan yaitu metode rata rata tertimbang dan metode rata rata sederhana.

  1. Metode FIFO ( First in First out )

Dalam metode ini dimana barang yang masuk duluan akan dikeluarkan lebih dulu juga.

  1. Metode LIFO ( Last in First out )

Dalam metode ini dimana barang yang masuk terakhir akan dikeluarkan lebih dulu.

Pemecahan Kasus :

Sebuah perusahaan memiliki data sebagai berikut.

  1. Persediaan awal bahan baku 10.000 unit dengan harga pokok Rp. 250 / unit
  2. Pembelian bahan baku 1.000 unit  dengan harga pokok Rp.275 / unit
  3. Digunakan untuk produksi 2.000 unit
  4. Dibeli bahan baku 1.000 unit  dengan harga pokok  Rp. 280./ unit
  5. Digunakan untuk produksi 4.000 unit
  6. Dibeli bahan baku 2.000 unit dengan harga pokok Rp. 300 / unit
  7. Dibeli bahan baku 2.000 unit dengan harga pokok Rp. 290 / unit
  8. Digunakan untuk produksi 4.000 unit
  9. Dibeli bahan baku 4.000 unit dengan harga pokok Rp. 270 / unit1
  10. Dibeli bahan baku 2.000 unit dengan harga pokok Rp. 260 / unit
  11. Digunakan untuk produksi 4.000 unit
  12. Dibeli bahan baku 2.000 unit dengan harga pokok Rp. 250 / unit
  13. Digunakan untuk produksi 1.000 unit
  14. Dibeli bahan baku 3.000 unit dengan harga pokok Rp. 225 / unit
  15. Digunakan untuk produksi 1.000 unit
  16. Dibeli bahan baku 3.000 unit dengan harga pokok Rp. 240 / unit                                                                                                                     Dari data tersebut diatas maka dapat dibuatkan table untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran.
No Masuk Keluar

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

Total

10.000 unit @ Rp. 250        = Rp. 

1.000 unit  @. Rp.275       = Rp.

————————————————————————–

1.000 unit @ 280              = Rp.

—————————————————————

 

 

2.000 unit

4.000 unit

Dari data tersebut akan diketahui persediaan akhir yaitu dengan cara total pembelian dikurangi dengan unit yang diproduksi./ keluar.

Persediaan akhir = Total pembelian dikurangi dengan bahan yang dikeluarkan.

Misalkan atas hasil identifikasi bahwa persediaan bahan baku menunjukkan :

3.000 unit dari persediaan awal                  Rp.

4.000 unit dari pembelian no 9                    Rp.

2.000 unit dari pembelian no 12                 Rp

2.000 unit dari pembelian no 14                 Rp

2.000 unit dari pembelian no 16                 Rp          +

Total persediaan akhir                                 Rp.

 

Dengan demikian maka harga pokok persediaan akhir adalah :

Bahan baku yang siap digunakan   Rp.

Persediaan akhir                              Rp.         –

Harga pokok bahan                          Rp.

Metode Rata rata

  1. Metode rata rata sederhana

Harga pembelian per unit dibagi dengan frekwensi pembelian

Hasilnya menjadi  harga per unit barang, dengan hasil itu maka tinggal melihat berapa unit persediaan akhir yang ada, kemudian dikalikan hasil harga per unit dari rata rata sederhana.

  1. Rata rata tertimbang

Total harga pembelian di bagi dengan total unit pembelian. Dan menentukan  persediaan akhir susunan sama perhitungan  dengan rata rata sederhana.

  1. Metode Last in first out

Misalkan persediaan akhir bahan yang ada sebesar 500. unit, maka menentukan harga adalah :

Misal :

100 unit pembelian tanggal 31 / 12  harga 100     Rp. 10.000

400 unit pembelian  tanggal 24 / 11 harga 200     Rp. 80.000  +

Dengan demikian persediaan  bahan baku sebanyak 500 unit memiliki  harga Rp. 90.000

  1. Metode First in First out

Metode ini adalah kebalikan dari LiFO Misal persediaan akhir sebesar 500 unit maka perhitungan harga.

100 unit pembelian tanggal 25 / 01  harga 90       Rp.  9.000

400 unit pembelian  tanggal 20 / 02 harga 100     Rp. 40.000  +

Dengan demikian persediaan  bahan baku sebanyak 500 unit memiliki  harga Rp. 49.000

 

SELAMAT MENCOBA DENGAN DATA DIATAS TERSEBUT

 

 

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s