Malang town's

Just another WordPress.com site

Ringkasan dan Latihan Standard dan Proses Penganggaran

Leave a comment

  • Anggaran bertujuan untuk perencanaan dan pengendalian

Anggaran adalah rencana tertulis, untuk operasional perusahaan yang dapat berupa iktisar pendapatan dan neraca serta dapat disajikan secara individu artinya bisa disajikan oleh masing masing departemen dalam perusahaan. Seperti anggaran penjualan dapat memusatkan pada perencanaan pendapatan atau keuntungan. Serta anggaran tenaga kerja langsung yang dapat merencanakan bagian dari proses produksi.

Bagian penting dalam akuntansi manajemen adalah dengan membandingkan kinerja actual  dengan standar yang ditentukan perusahaan untuk memastikan bahwa tujuan perusahaan tercapai.

Sistem penganggaran adalah bagian penting dari perencanaan dan pengendalian mengingat yang membuat anggaran adalah pihak manajemen dengan dibantu jajaran yang terkait.

Yang paling efektif dalam mengendalikan operasional perusahaan adalah dengan membandingkan biaya actual dengan biaya standar dengan demikian pada periode tertentu pihak manajemen akan mampu menganalisanya dan memperbaiki perbedaan biaya tersebut. Perbedaan biaya actual dengan biaya standar disebut dengan istilah  Sistem akuntansi biaya standar. Yang tujuannya melengkapi perencanaan dan pengendalian perusahaan.

 

 

  • Anggaran Pendapatan

Langkah awal adalah dengan menganalisis pendapatan pada periode ini dan mengestimasikan pada awal periode berikutnya. Hal ini mengingat keputusan anggaran pada pendapatan akan terkait dengan operasional perusahaan maupun produksi. Dan hal hal yang perlu diperhatikan adalah :

1.      Harga untuk tiap unit barang

2.      Jumlah unit tiap produk yang akan dijual jika memiliki produk lebih dari satu unit barang.

Eksekutif bagian pemasaran akan mengkaji pendapatan atau penjualan pada masa lalu dan akanm mengestimasikan pada masa yang akan datang dan kinerja ini nantinya sebagai alat ukur keberhasilan bagian pemasaran dalam bekerja.

 

Contoh :

 

PT Indo Raya memiliki data sebagai berikut :

Anggaran Penjualan th. 2009

 

Produk Unit  akan dijual Harga per unit Total Pendapatan
A 120.000 3.000 ?
B 50.000 4.000 ?

 

 

 

  • Anggaran Tingkat produksi

Bila mana semua sudah diestimasikan maka langkah selanjutnya adalah dengan menghitung estimasi kebutuhan produksi  secara  terkait akan mengikutinya sesuai permintaan penjualan.

 

Produk A                     Produk B

Kebutuhan yang diperlukan                         ?                                  ?

Missal kebutuhan stock akhir                10.000 5.000

Total unit yang dibutuhkan                           ?                                  ?

Misal kebutuhan  stok awal                  9.000 5.000

Jumlah unit yang diproduksi                         ?                                   ?

 

  • Anggaran Harga Pokok barang yang dijual

Sebelum menentukan hal tersebut diatas, maka diperlukan estimasi dari :

1.      Jumlah unit dan biaya tiap bahan mentah yang dipakai

2.      Jumlah unit dan biaya tiap bahan mentah yang  dibeli

3.      Kualitas dan biaya tenaga kerja langsung yang diperlukan

4.      Overhead pabrik yang akan dikeluarkan

 

Dalam anggaran tenaga kerja langsung , setiap perusahaan memiliki standar  kerja yang diperlukan seperti 1/5 jam jam tenaga kerja langsung yang diperlukan dalam memproduksi produk A. sedangkan untuk memproduksi produk B diperlukan ¼ jam tiap tiap unitnya dan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 3.000 rupiah.

 

Contoh anggaran bahan mentah yang diperlukan.

 

Pemakaian                    Bahan Mentah 1                       Bahan mentah 2

Produk A diperkirakan 363.000                                   242.000

Produk B                                 0 450.000

Bahan digunakan                          ?                                                ?

Biaya per kg                             210.                                         150

Biaya bahan diperkirakan          Rp.                                           Rp.

 

Pembelian

Keperluan bahan mentah              ?                                              ?

Missal bhn untuk stok akhir       20.000 50.000

Total kebutuhan                           ?                                               ?

Stok awal                                 14.000 65.000

Bahan dibeli                       ?                                      ?

Biaya per kg                       ?                                       ?

Biaya Pembelian bahan       ?                                       ?

 

 

 

 

Contoh  : Anggaran Overhead pabrik

 

Overhead pabrik variable

Misal tingkat produksi 36.700 jam TKL.

T. kerja tidak langsung                          Rp. 45.000.000

Pemeliharaan perlengkapan                               Rp.   2.000.000

Listrik                                                               Rp.   5.000.000

Tenaga lainnya                                      Rp.      100.000

Lain lain                                                            Rp.      200.000

Total Overhead pabrik variable                                       Rp.   xxx

 

Biaya  overhead pabrik Tetap

Manajemen pabrik                                            Rp.   5.000.000

Penyusutan                                                       Rp. 10.000.000

Asuransi                                                           Rp.      200.000

Pajak                                                               Rp.      300.000

Lain lain                                                            Rp.      400.000

Total Overhead pabrik variable                                                             Rp.  xxx

Total biaya overhead pabrik                                             Rp.    ?

 

Biaya overheadpabrik   variable TKL per jam Rp. xxx  /  36.700 jam =      ?

Biaya overheadpabrik   tetap TKL per jam Rp. xxx  /  36.700 jam =      ?

Total biaya overhead pabrik per jam TKL = Rp.  ?   / 36.700  = Rp.

 

Contoh Anggaran Harga pokok barang yang dijual

 

Bahan mentah yang dipergunakan

Bahan mentah 1                                                Rp.  ?

Bahan mentah 2                                                Rp.  ?

Total                                                                                        Rp.   ?

Missal anggaran tenaga kerja langsung                           Rp. 25.000.000

( dari anggaran TKL )

Overhead pabrik yg digunakan                                      Rp.   ?  ……..

( dari anggaran overhead pabrik )

Total biaya pabrik                                                                     Rp.

Misal persediaan barang jadi awal                                             Rp.. 40.000.000 +

Barang jadi periode ini siap dijual                                              Rp.

Missal persediaan barang jadi akhir                                           Rp.   15.000.000 –

Harga barang pokok yang dijual                                                Rp.

 

Tugas Untuk Latihan

Diketahui data dari sebuah perusahaan sbb.

Produk yang dihasil 2 unit barang yaitu produk marmer dan granit . Marmer direncanakan akan dijual sebanyak 150.000 unit dengan harga per unit Rp. 8.000, sedang granit dijual sebanyak 75.000 unit dengan harga per unit Rp. 17.500

Pemakaian bahan dari 2 produk tsb diperkirakan : produk marmer memerlukan bahan Mentah 1 sejumlah  400.000 dan bahan mentah 2  sejumlah 350.000.

Produk granit diperkirakan memerlukan bahan mentah 2 saja  sejumlah 550.000.

Biaya per unit bahan mentah 1 sebesar Rp. 800 dan bahan mentah 2 sebesar Rp. 1.150.

Stock bahan mentah pada akhir periode diperkirakan untuk bahan mentah 1 sebesar 20.000 dan bahan mentah 2 sebesar 50.000                                         ?

Stok awal bahan mentah 1 diperkirakan  14..000 dan bahan mentah 2 sebesar 65.000

Biaya  Overhead pabrik variable maupun tetap  pada tingkat produksi  30.000 jam TKL. Adalah.

Biaya OVP variable :

T. kerja tidak langsung Rp. 25.000.000 Pemeliharaan perlengkapan      Rp.1.500.000  Listrik Rp. 2.000.000 Tenaga lainnya Rp.      100.000

 

Biaya  overhead pabrik Tetap :

Manajemen pabrik Rp.  8.000.000 Penyusutan Rp. 10.000.000 Asuransi Rp. 400.000 Pajak Rp.  500.000.

Persediaan barang jadi awal diperkirakan Rp.. 20.000.000, sedangkan persediaan barang jadi pada akhir periode sebesar Rp. 12.000.000. Sedangkan anggaran tenaga kerja langsung diperkirakan sebesar Rp. 35.000.000

 

Dengan data tersebut maka dapat disusun anggaran penjualan. Anggaran produksi,  anggaran kebutuhan bahan mentah, anggaran overhead pabrik. Dan anggaran harga pokok barang yang dijual.

Author: nurtjahja

private teacher regardless if undertaken with patience and perseverance, and faith is the key to success in any field

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s